Berita

5/cate1/Berita

lifestyle

6/cate2/lifestyle

Travel

5/cate5/Travel

entertainment

6/cate3/entertainment

Sport

5/cate4/Sport

videos

3/cate6/videos

Recent post

Presiden Kunjungi Cianjur, Pastikan Dimulainya Rekonstruksi dan Bantuan Jangkau Semua Korban


 Cianjur  Jabar,

Presiden Joko Widodo kembali mengunjungi wilayah terdampak gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 5 Desember 2022, dengan menggunakan rangkaian kendaraan darat. 

Dalam kunjungannya kali ini, Presiden hendak memastikan proses rekonstruksi bangunan terdampak gempa dimulai. Selain itu, Presiden juga ingin memastikan bahwa bantuan kemanusiaan menjangkau seluruh korban terdampak gempa.

Sejumlah titik rencananya akan dikunjungi oleh Kepala Negara dalam kesempatan kali ini. Dimulai dari posko penanganan bencana hingga beberapa lokasi terdampak gempa lainnya serta meninjau lokasi pembangunan rumah khusus tahan gempa RISHA (Rumah Instan Sederhana Sehat) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Cianjur.

Usai melaksanakan kunjungan, Kepala Negara akan kembali ke Istana Merdeka, Jakarta pada sore harinya.

Turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja kali ini yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto.

Presiden Jokowi Pastikan Pembangunan Rumah Warga Relokasi Gempa Cianjur Dimulai

Presiden Joko Widodo meninjau dan menyapa para penduduk yang mengungsi di Posko Bantuan Paspampres Peduli Cianjur, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 5 Desember 2022. Presiden memastikan bahwa para pengungsi dalam keadaan baik.

"Ya pengungsi tadi semuanya kita lihat sehat, tetapi yang paling banyak memang ingin agar segera pembangunan rumahnya dimulai," ujar Presiden dalam keterangannya kepada awak media selepas peninjauan.

Kepala Negara menyampaikan bahwa kedatangannya di Cianjur juga untuk memastikan bahwa pembangunan rumah bagi warga terdampak yang direlokasi dapat dimulai pada hari ini. "Saya ke sini untuk memastikan bahwa pertama, yang relokasi hari ini dimulai pembangunannya," imbuhnya.

Presiden juga memastikan bahwa pemilihan kawasan relokasi bagi warga tersebut sudah melalui kajian dari instansi yang berwenang di bidangnya. Dengan demikian lokasi tersebut dipastikan lebih aman bagi warga.

"Itu sudah lewat kajian dari BMKG dan dari instansi yang terkait, Badan Meteorologi sudah semuanya," katanya.

Sementara itu, untuk bantuan bagi rumah warga terdampak yang bukan relokasi akan diberikan mulai Kamis (8/12/2022) mendatang setelah selesai proses verifikasi. Bantuan yang diberikan adalah Rp50 juta untuk rumah yang rusak berat, Rp25 juta untuk rumah yang rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah yang rusak ringan.

"Nanti hari Kamis—ini baru persiapan termasuk verifikasi semuanya selesai—nanti hari Kamis untuk bantuan yang bukan relokasi, yang bantuan Rp50 juta, Rp25 juta, dan Rp10 juta juga akan diberikan hari Kamis," ungkapnya.

Dengan diberikannya bantuan bagi rumah yang rusak tersebut, Presiden berharap masyarakat bisa mulai beraktivitas membangun rumahnya. "Kita harapkan juga ada kegiatan masyarakat, ada kegiatan ekonomi, ada pergerakan ekonomi. Itu yang kita harapkan," jelasnya.

Presiden juga memastikan bahwa pemerintah sudah menyiapkan sistem penyaluran bantuan tersebut, baik secara langsung maupun lewat tabungan. "Ini sistemnya sudah disiapkan dan saya datang ke sini untuk mengecek kesiapan itu," lanjutnya.

Menurut Presiden, setidaknya ada 56 ribu rumah warga yang terdampak gempa. Kepala Negara pun berharap pembangunan rumah-rumah warga yang rusak dapat segera dimulai dan segera selesai. 

"Ini kan jumlahnya tidak sedikit, loh, totalnya 56 ribu, bukan jumlah yang sedikit. Kita ingin secepat-cepatnya, tapi tidak dibatasi oleh waktu, dan secepat-cepatnya dimulai, secepat-cepatnya selesai karena masyarakat sudah kehujanan, kedinginan di tenda-tenda," tandasnya. 

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan tersebut yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.


Presiden Tinjau Dampak Gempa di Ponpes Darul Falah Cianjur

Presiden Joko Widodo meninjau Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Falah, Desa Jambudipa, Kecamatan Warungkondang, Kabupaten Cianjur, dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 5 Desember 2022. Pondok pesantren tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan di Kabupaten Cianjur yang terkena dampak gempa beberapa waktu yang lalu.

Tiba sekitar pukul 09.55 WIB, Presiden didampingi Ketua Yayasan Ponpes Darul Falah K.H. M. Choirul Anam langsung meninjau sejumlah ruangan yang terdampak gempa, mulai dari masjid, asrama santri, dapur, hingga rumah kiai. Selain itu, Presiden juga menyapa dan membagikan bantuan kepada para santri serta pengungsi yang ada di sekitar pondok pesantren.

Ketua Yayasan Ponpes Darul Falah K.H. M. Choirul Anam dalam keterangan terpisah berharap sejumlah kerusakan pada bangunan ponpes akibat gempa beberapa waktu lalu dapat segera diperbaiki. Salah satunya adalah Masjid Jami' Uswatun Hasanah, yang merupakan masjid pertama di Desa Jambudipa dan satu-satunya masjid yang digunakan warga sekitar untuk melaksanakan salat Jumat.

"Di samping perbaikan rumah kiai juga masjid karena ini satu-satunya masjid jami yang dipergunakan untuk salat jumat di dua RW ini," ujar K.H. M. Choirul Anam.

Kiai Choirul Anam pun berharap kunjungan Presiden Jokowi ke ponpes tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan keberkahan bagi pondok pesantren dan masyarakat yang ada di lingkungan Ponpes Darul Falah. Selain itu, Kyai Choirul Anam juga meminta adanya _trauma healing_ bagi para pengungsi, baik anak-anak maupun orang dewasa.

"Mudah-mudahan _recovery_ pasca gempa ini cepat selesai dan yang tidak kalah pentingnya adalah _trauma healing_, bukan hanya untuk anak-anak saja tetapi untuk orang-orang dewasa juga penting karena gempa susulan masih terus terjadi dan masyarakat sangat takut berada di rumah bahkan kami pun di masjid juga tidak berani terlalu lama. Mudah-mudahan ini cepat selesai," ungkapnya.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.

Tinjau SMPN 1 Warungkondang, Presiden: Rehabilitasi Segera Dimulai

Di luar agenda yang telah ditentukan, Presiden Joko Widodo meninjau SMP Negeri 1 Warungkondang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, pada Senin, 5 Desember 2022. Lokasi lembaga pendidikan tingkat menengah tersebut berada tidak jauh dari Pondok Pesantren Darul Falah, yang sebelumnya juga dikunjungi oleh Kepala Negara.

Usai meninjau Ponpes Darul Falah, Presiden dan rombongan diagendakan langsung menuju Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, untuk meninjau Rumah Khusus Tahan Gempa Teknologi RISHA bagi masyarakat terdampak bencana. Namun di tengah perjalanan, Presiden berbelok menuju SMP Negeri 1 Warungkondang dan meninjau dampak gempa yang menimpa sekolah tersebut.

Dalam keterangannya usai meninjau RISHA, Presiden Jokowi menegaskan bahwa proses rehabilitasi sekolah tersebut akan segera dimulai dalam waktu dekat. Tidak hanya SMPN 1 Warungkondang, lembaga pendidikan lain yang terdampak gempa juga akan segera direhabilitasi.

"Saya tadi ke sekolah, sudah dimulai juga di SMP 1 di Warungkondang tadi dimulai, nanti yang lain juga sama karena tidak hanya 1-2, ini banyak tapi segera dimulai," ujar Presiden.

Selain itu, Presiden mengatakan bahwa proses rehabilitasi bagi fasilitas sosial lainnya juga akan segera dilakukan. Menurut Presiden, reruntuhan dan puing akibat gempa sudah dibersihkan sehingga mempercepat proses rehabilitasi dimulai.

"Untuk masjid misalnya tadi di Warungkondang juga ini sudah dimulai juga karena sudah dibersihkan oleh majelisnya sehingga segera bisa kita bangun," ucap Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam peninjauan ini adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Suharyanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, dan Bupati Cianjur Herman Suherman.


Cianjur, 5 Desember 2022

Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden



270 Anggota NII Melepas Bai'at Kembali Kepada NKRI


WAKIL WALIKOTA H. PILAR SAGA ICHSAN, ST. M.Ars (11 dari kiri), POSE BERSAMA USAI PELEPASAN BAI'AT, TAMPAK DIREKTUR PENCEGAHAN DENSUS 88 AT. POLRI.: BRIGJEN.POL. TUBAGUS AMI PRINDANI, S.IK., M.Si (12 dari kiri), UNSUR FORKOPIMDA, DAN PEJABAT LAINNYA.

Tangerang Selatan,
Lebih kurang dari 270 orang yang semula berbai'at mendukung Negara Islam Indonesia (NII), telah  melepaskan bai'atnya, dan secara sukarela dengan kesadarannya masing-masing, kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. (Senin 05.12.2022 bertempat di Ruang Blandongan, kantor Walikota Tangerang Selatan )

Anggota NII yang melepaskan bai'atnya dan  kemudian menyatakan  SUMPAH SETIA kepada PANCASILA dan UUD 1945 tersebut, diwakili oleh tiga orang, adapun bunyi sumpah sbb:

"Demi Allah Demi Rasulullah, Demi Kedua Orangtua yang Melahirkan Kami, Demi Anak Keturunan Kami, KAMI  Menyatakan, akan Setia Kepada PANCASILA dan UUD 1945, akan patuh taat kepada Pemerintahan yang syah, akan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),

lafaz sumpah diucapkan dengan lantang tersebut diikuti oleh seluruh anggota NII yang hadir, usai membacakan SUMPAH ketiga orang perwakilan (dua orang Bapak2, dan satu orang Ibu2), secara bergantian memberikan HORMAT dan kemudian MENCIUM MERAH PUTIH.

Serangkaian prosesi diawali dengan menyanyikan bersama Lagu Indonesia Raya, dan di tutup dengan menyanyikan bersama Lagu PADAMU NEGERI, sungguh serimonial penuh makna mengundang airmata haru dan bangga.

Pasca rangkaian prosesi PELEPASAN BAI'AT DAN PERNYATAAN SETIA KEPADA NKRI para eks. anggota NII  mendapatkan pencerahan, dari beberapa pihak.

SAMBUTAN DIREKTUR PENCEGAHAN DENSUS 88 AT. POLRI.: BRIGJEN. POL. TUBAGUS AMI PRINDANI, S.IK., M.Si.

Direktur Pencegahan Densus 88 AT. POLRI: BRIGJEN. POL. TUBAGUS AMI PRINDANI, S.IK., M.Si. Pada intinya  merasa bangga dan berterimakasih kepada keluarga besar eks. anggota NII yang hari ini dengan penuh kesadaran kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi dan siap menjadi warga negara Indonesia yang baik dan benar, akan setia kepada ideologi negara PANCASILA dan sepakat NKRI HARGA MATI,
Kami juga berterimakasih kepada PEMKOT Tangsel yang memfasilitasi kegiatan ini, dan kami percaya bahwa PEMKOT Tangsel bersedia membina dan memfasilitasi warga kita eks. anggota NII, benar insyaf dan menjadi warga masyarakat yang berdaya guna bagi keluarganya, masyarakat dan bangsa.

SAMBUTAN WAKIL WALIKOTA TANGSEL H. PILAR SAGA ICHSAN, ST. M.Ars.

Sementara itu Wakil Walikota H. Pilar Saga Ichsan ST. M.Ars., dalam sambutanya mengatakan bahwa, Pemerintah siap memfasilitasi apa dibutuhkan eks. anggota NII, diantaranya  peningkatan kompetensi untuk usaha dapat dibina oleh Balai Latihan Kerja ,  untuk kepentingan pendidikan disediakan beasiswa, fasilitas kesehatan dan sebagainya, sepanjang warga masyarakat dapat konsisten pada ikrarnya, yaitu patuh taat kepada pemerintah, melaksanakan kewajiban dan mengambil haknya, sesuai ketentuan, maka dipastikan pemerintah akan membantu.

Kika: Ketua FKUB Drs. H. Fachruddin Zuhri, M.Si, ASDA III Drs. H. Taryono M.Si, KEPALA BADAN KESBANGPOL. Drs. H. Chaerul Saleh, M.Si dan KOMBES. DAYAN V.I. BLEGUR, S.IK., M.H., M.Han.

Di kesempatan sama pula  Dr. ISLAH BAHRAWI seorang pengamat terorisme, intelektual muslim pakar dibidangnya, beliau sangat piawai memetakan hiruk pikuk penyelewengan agama untuk kepentingan tertentu, di berbagai belahan dunia, tampaknya anak Madura ini memiliki segudang pengalaman di dunia internasional terutama yang mengalami konflik keagamaan, pantas jika beliau disebut pakar pengamat teroris yang konsen terhadap penyadaran "PENTINGNYA  TOLERANSI DAN MODERASI BERAGAMA".

Lebih lanjut Islah Bahrawi menekankan, betapa indahnya hidup di negara kita tercinta, begitu banyak perbedaan diantara kita sesama anak bangsa, kita memiliki 17 ribu pulau baik yang berpenghuni maupun belum atau tidak, kita memikiki 1.340 suku etnik, dan 718 bahasa daerah, namun kita bisa hidup damai berdampingan satu sama lain, berkat ideologi negara kita PANCASILA, kita menyadari indahnya perbedaan itu dalam bingkai BHENNIKA TUNGGAL IKA.

Sebaliknya, betapa buruknya persatuan dan kesatuan di negara tertentu yang masih bermimpi adanya negara Islam, warga bangsa acap dijadikan alat politik oleh orang tertentu demi mencapai kepentingan tertentu, saya ingin menyakinkan kita semua bahwa, Indonesia begitu dikagumi dunia internasional karena kita memiliki alat perekat yang mampu mengikat kita semua yaitu PANCASILA.

Prosesi PELEPASAN BAI'AT DAN IKRAR SETIA KEPADA NKRI, dikatup dengan doa yang khusuk, tak terasa airmata turun tanpa diundang, pertanda bahagianya, mendapati kembalinya saudara kita yang tersesat.

Semeru Muntahkan APG Sejauh Tujuh Kilometer

 


- Gunungapi Semeru kembali muntahkan Awan Panas Guguran (APG) pada hari Minggu (4/12) sejak pukul 02.46 WIB, dengan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah tenggara dan selatan setinggi kurang lebih 1.500 meter di atas puncak. Aktivitas erupsi Gunungapi Semeru itu terekam di seismograf dengan aplitudo maksimum 35 mm dan durasi 0 detik.

Menurut Kementerian ESDM, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), sumber awan panas guguran itu berasal dari tumpukan di ujung lidah lava yang berada sekitar 800 meter dari puncak atau Kawah Jonggring Seloko.

Berdasarkan pantauan CCTV Semeru, fenomena APG terus berlangsung hingga pagi ini pukul 07.42 WIB dengan jarak luncur bervariasi antara 5 sampai 7 km. Saat siaran pers ini dibuat, fenomena APG Gunungapi Semeru masih berlangsung.

Sebagai antisipasi dampak risiko dari APG Gunungapi Semeru, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang turun ke lapangan untuk kaji cepat dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sudah berada di pos pantau. APG saat ini masih berlangsung dengan jarak antara 5 sampai 7 kilometer. Pos pantau kita jaraknya kurang lebih 12 kilometer dari puncak,” jelas Joko Sambang, Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Lumajang.

Joko menambahkan, berdasarkan pantauan di lapangan bersama tim PVMBG, abu vulkanik terlihat membumbung tinggi ke atas dan cenderung mengarah ke selatan. Sebagai antisipasi adanya dampak risiko abu vulkanik, tim BPBD Kabupaten Lumajang juga membagikan masker gratis kepada masyarakat.

“Abu vulkanik mengarah ke selatan, ke Rowo Baung. Di sana sudah ada teman-teman membagikan masker dan memberikan sosialisasi kepada masyarakat,” terang Joko.

Sementara itu, PVMBG juga mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan aktivitas dan menjauhi wilayah sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).

Di luar jarak tersebut, masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Di samping itu, masyarakat juga dilarang beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunungapi Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).

Masyarakat diharapkan selalu mewaspadai potensi APG, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunungapi Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Atas aktivitas APG tersebut, PVMBG masih menetapkan status ‘siaga’ atau level III untuk Gunungapi Semeru.





Kunjungan Kerja FKUB Tangsel ke GGP ELIM Merupakan Aktualisasi Merajut Kehidupan Beragama yang Harmoni

 

Depan kika: Fery Ferdinand Wattimena, Ibu Irma Waida, Yusnaedi SE, Ir. Andreas Darma Subhyakta, Pdt. Naso, Drs. H. Fachruddin Zuhri M.Si, Ibu Vony Wijaya, Pandita Tjen Eddy Sastro, Heriyanto, dan Dr. H. Edi Amin M.Ag.

Tangsel, Sabtu 03.11.2022
FKUB kota Tangerang Selatan lakukan Kunker / Kunjungan kerja  ke GGP. (Gereja Getekan Pantekosta)  Elim, Rumak Kasih Karunia. Kunker di pimpin oleh 
Ketua FKUB Tangerang Selatan Fachruddin Zuhri serta didampingi Pengurus Harian lainnya; Dr. H. Edi Amin M.Ag, Yusnaedi SE , Ir. Andreas Darma Subhyakta Katolik, Drs. Ida Ketut Ananta MM Hindu, Pandita Tjen Eddy Sastro Budha, Heriyanto Khonghucu, serta dua staf; Ibu Irma Waida dan Pak Fery Fordinand Wattimena.

Kunjungan kerja FKUB tentunya diterima dengan hangat oleh Pdt. Dr. Agus Simbolon, SE. M.Pd mewakili Gembala GGP. Elim
( Suryadi Wangsa Wijaya)  yang tak bisa hadir langsung karena sakit, tetapi secara khusus ada Ibu  Vony Wijaya (istri Gembala Suyadi) yang penuh kasih turut mendampingi Pak Pdt. Agus Simbolon melayani kami.

foto kika: Fery Firdenan Wattimena FKUB, Pdt. Dr. Agus Simbolon SE. M.Pd GGP. Elim, Drs. H. Fachruddin Zuhri M.Si Ketua FKUB, Ibu Irma Waida FKUB, dan Budi Harus SE GGP. Elim.

Ketua FKUB dalam paparannya menyampaikan bahwa, kegiatan kunker ini, merupakan praktek pembuktian kearifan lokal, aktualisasi pepatah usang "tak kenal maka tak sayang, setelah kenal boleh berbagi kasih", pepatah yang tetap relevan untuk kita pedomani dalam merajut kehidupan.

Selanjutnya beliau mengatakan bahwa, kunker semacam ini merupakan IHTIAR nyata FKUB memelihara kerukunan, umat beragama di Tangerang Selatan, media kunker membuat kita bisa berdiskusi begitu rupa bertukar informasi, kami FKUB dapat melaporkan apa saja yang telah kami lakukan, apa saja ingin kami lakukan tetapi belum bisa diwujudkan, sekaligus mendiskusikan tentang apa yang mungkin dapat kita sinergikan pada masa-masa yang akan datang". Papar Fahruddin Zuhri.

 Ketua FKUB Fachruddin  selanjutnya  dalam dialog  interaktif  mengatakan bahwa kenaikan indeks kerukunan Umat Beragama di Tangsel, dimana pada tahun 2020 tercatat 67,46% menjadi 72,49% pada tahun 2021, atau naik 4,930%, hal ini dipastikan bukan semata-mata hasil kerja FKUB tetapi merupakan hasil kerja semua pihak ".

"Fakta tersebut FKUB tercatat sebagai calon penerima HARMONY AWARD dari Kementerian Agama RI, dan pada  15 Nopember 2022, FKUB telah menerima kunjungan kerja Kepala Bidang   Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama Kemenag. RI. Dr. H. Anwaruddin MA,  beserta Tim Monitoring dan Evaluasi (MONEV), semoga pertanda baik bagi PEMKOT dan FKUB Tangsel.

Menurut Fachruddin, Harmony Award diberikan kepada Pemerintah Kota (PEMKOT) yang mendukung keberadaan FKUB dalam dua sisi; adanya dukungan nyata berupa ketersediaan sarana dan prasarana Kantor, dan adanya dukungan anggaran  dalam bentuk dana HIBAH, untuk kedua aspek tersebut PEMKOT Tangsel sangat nyata dukungannya.

Sementara untuk FKUB dinilai dari dua sisi; Pertama, berdasarkan pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi) seperti diamanatkan Peraturan Bersama Menteri (PBM), Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan 8 Tahun 2006, tentang tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama dan Pendirian Rumah Ibadat. 

Tugas FKUB Kabupaten/Kota, sbb: (a) dialog dengan tokoh masyarakat dan pemuka agama, (b) menampung aspirasi ormas keagamaan dan aspirasi masyarakat, (c) menyalurkan aspirasi ormas keagamaan dan masyarakat dalam bentuk REKOMENDASI sebagai bahan kebijakan Walikota, (d) sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan pemerintah terkait kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat, dan (e) memberikan rekomendasi tertulis atas permohonan pendirian rumah ibadat.

Kedua, disamping pelaksanaan tuposi, FKUB juga dilihat dan dinilai dari kemampuannya mendeteksi potensi konflik keagamaan sedini mungkin, mampu melakukan mediasi konflik secara efektif mencegah hal-hal yang tak diinginkan, serta mampu melakukan resolusi konflik sedemikian rupa, sehingga semuanya kondusif, lebih penting dari itu adanya terobosan-terobosan kreatif yang berdampak positif kepada kerukunan umat beragama ". Pungkas ketua FKUB .

Kika: Budi Harus SE GGP. Elim, Pdt. Uun Munidih Sekretaris GGP. Elim Ciputat, Pdt. Dr. Agus Simbolon SE. MPd Pengatur Acara, Drs. H. Fachruddin Zuhri M.Si Ketua FKUB, dan Ir. Andreas Darma Subhyakta Wakil Sekretaris FKUB.

Sementara itu, dari pihak GGP Elim, pada intinya menyampaikan dua hal penting; ungkapan terimakasih karena FKUB telah menyempatkan diri melihat langsung keberadaan GGP. Elim yang terpaksa mengalami re-lokasi dari jalan Tandui ke lokasi yang ada saat ini, dan untuk masa yang akan kami siap ambil bagian jika ada hal perlu dikerjasamakan.

Pelaksanaan kunker berlangsung dalam beberapa sesi; perkenalan antara tuan rumah dengan  FKUB, dan FKUB dengan  GGP Elim. Usai perkenalan  dilanjutkan dengan  dialog interaktif,  melihat langsung situasi lingkungan Gereja, dan diakhiri santap siang bersama,
.
" sungguh apa yang tersaji dalam kehidupan hari ini membahagiakan".  kata salah satu Staf FKUB yang juga Jemaat Gereja tersebut.

Tangerang Selatan Kebanjiran 62 Orang Mengungsi

 


Tangsel 

Sebanyak 62 warga tercatat mengungsi karena rumahnya terendam banjir. Peristiwa banjir terjadi pasca hujan deras yang melanda Kota Tangerang Selatan, Banten pada Kamis (1/12) sore hari. 

Berdasarkan data sementara yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB hingga Jumat (2/12) pukul 07.00 WIB. Terdapat lima kelurahan terdampak, yaitu Kelurahan Jombang yang berada di wilayah Kecamatan Ciputat. Kemudian Kelurahan Jurangmangu Barat, Kelurahan Pondok Betung dan Kelurahan Pondok Kacang Timur di Kecamatan Pondok Aren. Terakhir wilayah Kelurahan Pamulang Barat yang berada di Kecamatan Pamulang. 

Hasil pendataan menyebutkan, 1.580 kepala keluarga yang berada di wilayah tersebut terdampak banjir. Banjir juga menyebabkam 1.580 unit rumah warga terendam dengan ketinggian muka air bervariasi antara 15 hingga 90 sentimeter. 

Pada saat kejadian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan bersama tim gabungan langsung menuju ke lokasi untuk melalukan asesmen dan juga evakuasi korban terdampak.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan prakiraan cuaca untuk wilayah Banten pada hari ini (2/12) akan ada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang khususnya di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur dan Kabupaten Tangerang bagian Selatan. Sementara itu, untuk esok hari (3/12) potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di wilayah Kabupaten Lebak bagian Timur, Kabupaten Pandeglang bagian Utara, Kabupaten Tangerang bagian Selatan, dan Kota Tangerang Selatan. 

Merespon hal tersebut, BNPB mengimbau masyarakat dan pemerintah daerah untuk waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang akan ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Khususnya yang berada di wilayah rawan bencana banjir, seperti masyarakat yang tinggal di sekitar daerah aliran sungai. 

Masyarakat di sekitar lereng dan dataran rendah, jika terjadi hujan lebih dari satu jam, kemudian jarak pandang 50 meter tidak terlihat, segera keluar rumah, tinggalkan tempat dan cari lokasi aman dan lebih tinggi. 

BNPB



Pemerintah Kab. Cianjur Siapkan Lahan Hunian Tetap /Huntap 2,5 H

 


Cianjur Jabar,

Bupati Cianjur Herman Hermawan mengatakan, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyiapkan 3 lahan yang akan dimanfaatkan sebagai relokasi warga terdampak gempa. Daerah relokasi ini salah satunya bertempat di Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku.

Lahan di Desa Sirnagalih tersebut dipilih setelah adanya rekomendasi dari BMKG terkait keamanan terhadap potensi bahaya baik potensi bahaya geologi maupun hidrometeorologi. 

Luas lahan relokasi yang disiapkan di  Sirnagalih mencapai 2,5 hektar dengan peruntukan 200 unit rumah tipe 36. 

Di samping itu, posko mencatat warga yang masih mengungsi mencapai 109.386 jiwa (39.521 KK). Jumlah ini merupakan hasil survei yang tervalidasi hingga hari ini (30/11) pukul 15.00 WIB. Mereka tersebar di 451 titik, dengan rincian 351 di pos pengungsian terpusat dan sisanya mandiri. 

Bupati Cianjur kembali menyampaikan imbauan untuk warga yang rumahnya tidak rusak struktur dapat kembali ke rumah masing-masing. 

“Segera secara bertahap, warga dapat kembali ke rumah, tentunya yang rumahnya tidak struktur,” ujar Bupati Cianjur.

Sedangkan rumah rusak ringan hingga sedang, warga dapat melihat kondisinya dan segera melakukan perbaikan. Hal ini tentunya setelah ada asesmen dari dinas terkait atau petugas yang ada di lapangan. 

Data sementara untuk rumah rusak yang telah tervalidasi hingga hari ini (30/11), pukul 15.00 WIB, sebanyak 17.864 unit, dengan rincian, rumah rusak berat 4.376, rusak sedang 5.306 dan rusak ringan 8.182.

(BNPB)


Dialog Kerukunan, Perkuat Toleransi Dalam Ke- Bhinneka-an NKRI


Pose bersama usai DIALOG KERUKUNAN, Memperkuat Toleransi Dalam Ke -Bhinneka-an NKRI.

Pamulang, Tangsel,
bertempat di Aula FKUB Kota Tangerang Selatan, berlangsung DIALOG KERUKUNAN. Dialog diselenggarakan dalam rangka memperingati HARI TOLERANSI INTERNASIONAL ( 16 Nopember), dan memperingati HARI JADI KOTA TANGERANG SELATAN ke 14 tahun 2022.  (Senin 28.11.2022)

Kegiatan Dialog Kerukunan  bertemakan "MEMPERKUAT TOLERANSI DALAM KE-BHINNEKA-AN NKRI",

Turut hadir dalam acara dialog ini diantaranya,  Ketua FKUB Tangsel H. Fachruddin Zuhri sebagai Pembicara Kunci, Dr. H. Syamsuddin Dasan MA Wakil Ketua I FKUB sebagai Narasumber, Dr. Paulus Tasik Galle', SS. LIC. Instruktur Nasional Toleransi Beragama KEMENAG. RI, Nor Mahmudi Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Studi Agama Agama (SAA) Fakultas Ushuludin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Pdt. Dr. Thomas Kartomo M.Th Pengurus Harian FKUB Representasi Umat Kristen Tangsel, bertindak sebagai Moderator.

Tercatat  35 (tiga puluh lima) mahasiswa semester I, III, V, dan VII Studi Agama Agama sebagai peserta, ditambah dengan Pengurus Harian dan Staf FKUB, total peserta 55 (lima puluh lima) orang, untuk pertamakali terjadi kapasitas Ruang Rapat FKUB terisi penuh.

Dalam Proses Dialog Kerukunan ini  dipandu oleh Pembawa Acara Saudari Nibrasul Ummah, lagu Indonesia Raya dengan diregen Adilla Wahyuni, Ketua Panitia Hasina Fikriyah Alifah "Alifah", ketiganya Mahasiswi Studi Agama Agama, sementara pemimpin doa pembuka Ustadz HM.  Taslim M.Ag Pengurus Harian FKUB.

Kika: Ketua FKUB Tangsel Fachruddin Zuhri menyerahkan Piagam Penghargaan kepada Ketua HMPS. Studi Agama Agama Fakultas Ushuludin UIN Jkt. Nor Mahmudi.

Ketua Panitia Alifah dalam laporannya menyampaikan ", Atas nama Ketua HMPS. Kami  seluruh aktivis HMPS, mengucapkan terimakasih dan rasa bangga yang luar biasa, sebab diberikan kesempatan menyelenggarakan DIALOG KERUKUNAN di FKUB, apalagi Ketua kami Nor Mahmudi alias Didi disandingkan dengan para para pakar kelas nasional bahkan internasional seperti Pak Dr. Paulus Tasik Galle', fakta yang melampaui ekspektasi kami sebelumnya, se-iring dengan itu kami mohon maaf, yang tulus dari Pimpinan FKUB dan Bapak/Ibu keluarga besar FKUB, manakala dalam kegiatan ini masih banyak  kekurangan ". Pungkas Alifah.

Ketua FKUB sebagai tuan rumah sekaligus Pembicara Kunci, dalam paparannya antaralain mengatakan bahwa, sebagai mantan aktivis kampus semasa kuliah dulu, ada kerinduan dengan suasana kehidupan  aktivis. Pada sisi lain beliau mengatakan proses regenerasi pemahaman betapa pentingnya menyadari bahwa, bangsa ini besar dan dikagumi dunia internasional, karena sekalipun kita begitu banyak perbedaan, tetapi mampu bersatu padu diatas dasar Pancasila berbingkai Bhennika Tunggal Ika, kesadaran akan hal itu, harus terus kita ikhtiarkan bersama, hanya dengan cara itu kita dapat mengatakan NKRI HARGA MATI secara konkrit, tak sebatas narasi pemanis diskusi".

Kika: Ketua HMPS. , Nor Mahmudi, Wakil Ketua I FKUB Dr. H. Syamsuddin Dasan MA, Ketua FKUB Fachruddin Zuhri, Instruktur Nasional Toleransi Beragama PKUB. Kemenag. RI. Dr. Paulus Tasik Galle', SS., LIC., dan PH. FKUB. Representasi Umat Kristen Pdt. Dr. Thomas Kartomo, M.Th.

Fachruddin Zuhri menambahkan," Hari ini kami Pengurus Harian FKUB berbangga hati, dapat memberikan kesempatan kepada pakar di bidangnya masing-masing sebagai muara pencerahan; Pak Dr. H. Syamsuddin pakar perbandingan Agama, Pak Dr. Paulus pakar komunikasi Katolik Islam, dan Pak Dr. Thomas Kartomo pakar Kristen, sementara Saudara Didi dan kawan-kawan mahasiswa dapat kita ibaratkan kanvas lukis, yang sedang dalam proses untuk menerima berbagai lukisan yang bangsa ini kehendaki.
". Tandas Ketua FKUB. Kota Tangsel.